KAB DELI SERDANG – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, ke Kecamatan Percut Sei Tuan pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan (GMPP) yang digelar bersama PGRI Kecamatan Percut Sei Tuan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan olahraga bersama, pembangunan ruang kelas baru, kegiatan lingkungan, serta Gerakan Deli Serdang Mengaji (GDSM).
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah peletakan batu pertama pembangunan empat Ruang Kelas Baru (RKB) SD Negeri 106810 Sampali. Pembangunan ruang kelas tersebut mendapat dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Citraland, yang menjadi salah satu bentuk kolaborasi dunia usaha dalam mendukung sektor pendidikan.
Pendidikan Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah
Bupati Asri Ludin mengapresiasi masyarakat, PGRI, dunia usaha dan berbagai pihak yang telah ikut mengambil bagian dalam mendukung pendidikan di Deli Serdang.
Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan sekolah. Peran orang tua, masyarakat, dunia usaha serta berbagai pemangku kepentingan juga dibutuhkan agar pembangunan pendidikan dapat berjalan lebih optimal.
Melalui GMPP, pemerintah daerah ingin membangun kesadaran bersama bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak Deli Serdang. Karena itu, para camat juga didorong menjadi penggerak agar gerakan kepedulian terhadap pendidikan dapat berkembang di seluruh kecamatan.
Empat Ruang Kelas Baru Jadi Bentuk Kolaborasi
Pembangunan empat RKB di SD Negeri 106810 Sampali menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Dukungan CSR Citraland tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih memadai bagi para siswa.
Selain pembangunan ruang kelas, perhatian terhadap pendidikan juga diarahkan pada terciptanya lingkungan sekolah yang lebih baik. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.000 bibit pohon dari Citraland dan Ciputra turut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk diarahkan penanamannya di sejumlah wilayah.
Dorong Sekolah Berwawasan Lingkungan
Selain persoalan sarana pendidikan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga mendorong sekolah agar semakin peduli terhadap lingkungan.
Dari 155 sekolah yang menjadi sasaran Program Adiwiyata Kabupaten, baru enam sekolah yang disebut telah masuk dalam program tersebut. Pemerintah menargetkan 149 sekolah lainnya dapat mengikuti Program Adiwiyata pada 2027.
Upaya tersebut diharapkan dapat membangun budaya sekolah yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membentuk kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Bangun Generasi Berilmu dan Berkarakter
Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Gerakan Deli Serdang Mengaji (GDSM) di Masjid Al Huda, Desa Sampali.
Bupati menekankan bahwa pembentukan generasi muda tidak cukup hanya melalui peningkatan kemampuan akademik. Pendidikan juga perlu berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan karakter.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, masyarakat dan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap kepedulian terhadap pendidikan dapat menjadi gerakan bersama di seluruh wilayah.
Semangat dari Percut Sei Tuan diharapkan menjadi contoh bahwa ketika berbagai elemen masyarakat bergerak bersama, dukungan terhadap pendidikan dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Deli Serdang.




