Deli Serdang — Dua siswa SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dilarikan ke Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam setelah mengalami sakit perut usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (8/9/2026).
Kedua siswa tersebut merupakan pelajar kelas IX berinisial S dan N. Keduanya mengalami keluhan sakit perut sekitar 15 menit setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Ahmad Affandi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak sekolah langsung memberikan pertolongan pertama setelah siswa mengeluhkan kondisi kesehatan mereka.
“Sudah kami bawa ke RS GrandMed. Masih diobservasi. Pihak SPPG sudah kami panggil dan bertanggung jawab,” ujar Ahmad Affandi saat dikonfirmasi pada Rabu (9/9/2026).
Ahmad menjelaskan, pada hari tersebut sebanyak sekitar 1.010 penerima manfaat di SMP Negeri 1 Lubuk Pakam mendapatkan menu MBG. Jumlah tersebut termasuk para guru.
Menu yang dibagikan terdiri atas ikan asam manis, jagung, sayur buncis tumis, serta puding rasa alpukat. Makanan tersebut dikonsumsi siswa sekitar pukul 07.30 WIB.
Menurut keterangan pihak sekolah, keluhan sakit perut muncul sekitar 15 menit setelah kedua siswa mengonsumsi puding. Namun demikian, pihak sekolah belum dapat memastikan makanan mana yang menjadi penyebab keluhan kesehatan tersebut.
“Yang sakit perut setelah konsumsi puding, bukan makanan. Tapi ada anak yang makan pudingnya sampai dua dan tidak ada masalah,” jelas Ahmad.
Setelah siswa mengeluhkan sakit perut, mereka melaporkan kondisi tersebut kepada guru. Pihak sekolah kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum menghubungi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan orang tua siswa.
Sekitar pukul 10.00 WIB, orang tua kedua siswa datang ke sekolah. Atas permintaan orang tua, siswa kemudian dibawa ke RS Grand Med Lubuk Pakam menggunakan kendaraan kepala sekolah untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Salah seorang siswa juga dilaporkan sempat mengalami muntah. Kedua siswa selanjutnya menjalani observasi medis di rumah sakit dengan pendampingan dari pihak SPPG.
Orang Tua Minta Penanganan dan Pertanggungjawaban
Salah seorang orang tua siswa, Suharianto, membenarkan bahwa anaknya masih menjalani perawatan di RS Grand Med Lubuk Pakam.
Ia menyebut anaknya mengalami sakit perut setelah menyantap menu MBG dan menduga kondisi tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi. Namun, penyebab medis secara pasti masih menunggu hasil pemeriksaan.
Suharianto juga mengatakan pihak SPPG telah datang ke rumah sakit untuk memantau kondisi siswa.
Ia berharap pengelola SPPG memberikan perhatian dan bertanggung jawab terhadap penanganan siswa apabila nantinya hasil pemeriksaan menunjukkan adanya keterkaitan dengan makanan MBG.
“Saya berharap pihak SPPG tersebut harus bertanggung jawab,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan yang memastikan bahwa kedua siswa mengalami keracunan akibat menu MBG. Dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan medis dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.
Pihak sekolah bersama pengelola SPPG diharapkan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi kedua siswa serta mengevaluasi pelaksanaan program MBG di lingkungan SMP Negeri 1 Lubuk Pakam.
Baca Juga : https://dinaspendidikankabdeliserdang.com/percut-sei-tuan-deli-serdang/
Pemeriksaan terhadap makanan dan proses distribusi juga penting dilakukan sebagai langkah memastikan keamanan pangan serta memberikan rasa aman kepada para siswa, guru, dan orang tua penerima manfaat program MBG.




